Rangkaian kata yang biasa disebut puisi yang agak puitis dan sedikit galau
Rabu, 28 Maret 2012
Sesederhana Ini
Aku mencintainya
Caranya tersenyum
Tawanya yang renyah
Membuatku ingin memandang
Sikap dan perkataannya
Membuatku tersenyum
Aku terjerat
Tak tahu harus berkata apa
Dia tak sempurna
Begitu pula aku
Jadi bisakah ketidaksempurnaan ini..
kita jadikan hal yang terindah?
Untukmu dan untukku.
Untuk kita.
Kamis, 22 Maret 2012
I Don't Know What to Say, Just You
19312
Aku tak tahu kata apa yang kini harus kurangkai
Di saat aku masih terbayang dengan masa lalu
Entah sejak kapan kau hadir
Menyusup, seketika mengisi hari-hariku.
Kau membuatku tersenyum, senyum yang telah lama hilang
Kau mewarnai hidupku, setelah warnanya memudar karena kepergiannya
Bahkan kau mewarnainya dengan lebih baik
Tahukah kau? Kau memberiku banyak hal
Terimakasih
Aku harap kau akan terus berada di sisiku,
mengisi hari-hariku,
dan membuatku bertahan bersamamu
Aku tak tahu kata apa yang kini harus kurangkai
Di saat aku masih terbayang dengan masa lalu
Entah sejak kapan kau hadir
Menyusup, seketika mengisi hari-hariku.
Kau membuatku tersenyum, senyum yang telah lama hilang
Kau mewarnai hidupku, setelah warnanya memudar karena kepergiannya
Bahkan kau mewarnainya dengan lebih baik
Tahukah kau? Kau memberiku banyak hal
Terimakasih
Aku harap kau akan terus berada di sisiku,
mengisi hari-hariku,
dan membuatku bertahan bersamamu
Selasa, 06 Maret 2012
Sebenarnya Ini Kisah yang Sederhana...
Sebenarnya ini kisah yang sederhana. Tentang rasa yang pernah ada di masa kecil, lalu muncul lagi ketika remaja.
Sebenarnya ini kisah yang sederhana. Tentang aku yang pernah mengusahakannya dengan secercah niat untuk mendapatkannya.
Sebenarnya ini kisah yang sederhana. Tentang lamanya waktu yang dibutuhkan hingga mendapatkannya.
Sebenarnya ini kisah yang sederhana. Tentang aku yang ingin bertahan tapi dia seolah mendorongku untuk menjauh.
Sebenarnya ini kisah yang sederhana. Tentang aku yang pergi dan dia yang tak mempertahankan.
Sebenarnya ini kisah yang sederhana. Tentang betapa aku menyayanginya namun seolah tak terbalas olehnya.
Sebenarnya ini kisah yang sederhana. Tentang betapa aku merindukan dia yang dulu kusukai.
Sebenarnya ini hanyalah kisah dipertemukan lalu dipisahkan oleh kebetulan yang bisa direncanakan.
Seharusnya kisah-kisah sederhana ini bisa berakhir dengan mudah.
Ya, ini memang berakhir dengan cepat.
Namun mengapa hingga kini ada kalanya aku masih terbayang?
Mengingat untuk Melupakan
Pada akhirnya semua akan berkata hal yang sama. Berkata bahwa ia tak pernah serius saat melakukannya. Baik yang sudah memulai ataupun tidak.
Kebanyakan orang, ketika kenyataan tak berjalan sesuai rencana, mereka melakukan pengingkaran. Mengingkari bahwa sebenarnya mereka serius saat melakukannya. Mengingkari bahwa sebenarnya mereka menginginkannya terjadi.
Aku dengar semakin berusaha melupakan, yang ada hanya semakin teringat. Lalu salahkah aku bila saat ini aku terus mengingatnya? Aku hanya ingin, kelak, aku akan lelah untuk mengingat dan dengan sendirinya segala kenangan itu terlupakan. Salahkah?
Kebanyakan orang, ketika kenyataan tak berjalan sesuai rencana, mereka melakukan pengingkaran. Mengingkari bahwa sebenarnya mereka serius saat melakukannya. Mengingkari bahwa sebenarnya mereka menginginkannya terjadi.
Aku dengar semakin berusaha melupakan, yang ada hanya semakin teringat. Lalu salahkah aku bila saat ini aku terus mengingatnya? Aku hanya ingin, kelak, aku akan lelah untuk mengingat dan dengan sendirinya segala kenangan itu terlupakan. Salahkah?
Kamis, 26 Januari 2012
Another for You
Jadi, beberapa hari yg lalu aku kembali bergalau. Ga ada hari khusus sih, tapi lagi teringat aja. Jadilah ini. --v
Aku kembali melewati jalan itu, jalan yang mungkin belum pernah kau lalui. Tapi tahukah kamu? Aku ingin bersamamu melangkah disini.
Aku duduk menghadap ramainya lalu lalang. Dia berdiri di depanku. Tapi sesungguhnya, kamulah yang kuharapkan.
Berkali kukatakan sayang. Namun tak kunjung kumengerti isi hatimu. Keadaan buatmu tak mungkin menunjukkan. Jadi bisakah kau katakan yang sebenarnya?
Kurangkai kata. Kuberi harapan. Kuungkapkan rasa. Lalu kau terdiam. Tanpa sadar kita bersama. Bagaimana aku bisa tetap percaya?
Kuketukkan irama yang melantun. Kulangkahkan kaki setahap demi tahap. Kuharapkan jemari ini digenggam olehmu. Namun kau tak ada.
Aku terduduk, terkantuk di deretan kursi itu. Kuingin sandarkan kepala, tertidur di bahumu. Namun kau tak ada.
Ratusan kejadian kualami. Ribuan kata di kepala. Kubuka mulut untuk berucap. Namun kepada siapa? Kau tak ada.
Tindakan ataupun perkataan, kau tak lagi ada. Lalu apa yang kupertahankan? Harapan yang tak lagi terlihat? Memori yang tertinggal? Ataukah rasa yang berkali disakiti?
Beritahu aku.
Aku kembali melewati jalan itu, jalan yang mungkin belum pernah kau lalui. Tapi tahukah kamu? Aku ingin bersamamu melangkah disini.
Aku duduk menghadap ramainya lalu lalang. Dia berdiri di depanku. Tapi sesungguhnya, kamulah yang kuharapkan.
Berkali kukatakan sayang. Namun tak kunjung kumengerti isi hatimu. Keadaan buatmu tak mungkin menunjukkan. Jadi bisakah kau katakan yang sebenarnya?
Kurangkai kata. Kuberi harapan. Kuungkapkan rasa. Lalu kau terdiam. Tanpa sadar kita bersama. Bagaimana aku bisa tetap percaya?
Kuketukkan irama yang melantun. Kulangkahkan kaki setahap demi tahap. Kuharapkan jemari ini digenggam olehmu. Namun kau tak ada.
Aku terduduk, terkantuk di deretan kursi itu. Kuingin sandarkan kepala, tertidur di bahumu. Namun kau tak ada.
Ratusan kejadian kualami. Ribuan kata di kepala. Kubuka mulut untuk berucap. Namun kepada siapa? Kau tak ada.
Tindakan ataupun perkataan, kau tak lagi ada. Lalu apa yang kupertahankan? Harapan yang tak lagi terlihat? Memori yang tertinggal? Ataukah rasa yang berkali disakiti?
Beritahu aku.
Selasa, 10 Januari 2012
Poem for You
egila ya daritadi mau post ini failed terus. Udah ah gausah pakai intro, langsung aja! *udh kesel* --v
Aku menyayangimu
Sungguh, aku tak berbohong ketika mengatakannya
Aku mengharapkanmu
Karena itulah saat itu aku tetap berusaha
Kuberi rasa dengan sepenuh hati
Setengah jiwa
Separuh raga
Dengan sebelah sayap yang kupunya
Tapi kamu berubah
Aku merasa tidak diinginkan
Aku merasa tidak diharapkan
Mungkinkah memang tak pernah terbalas?
Kupilih tuk mundur
Lalu saat kupikir kamu telah bisa meluangkan waktu,
kupinta untuk kembali
Tapi.. Entahlah
Di hari itu aku tak mengerti
Kenapa kau terus memperlakukanku begitu?
Mungkin kamu memang ingin mengakhiri
Aku tersadar, mungkin aku harus pergi
Tidak, aku tak meminta untuk kembali
Sekedar mengungkap serpihan rasa yang tersisa
Aku menyayangimu
Sungguh, aku tak berbohong ketika mengatakannya
Aku mengharapkanmu
Karena itulah saat itu aku tetap berusaha
Kuberi rasa dengan sepenuh hati
Setengah jiwa
Separuh raga
Dengan sebelah sayap yang kupunya
Tapi kamu berubah
Aku merasa tidak diinginkan
Aku merasa tidak diharapkan
Mungkinkah memang tak pernah terbalas?
Kupilih tuk mundur
Lalu saat kupikir kamu telah bisa meluangkan waktu,
kupinta untuk kembali
Tapi.. Entahlah
Di hari itu aku tak mengerti
Kenapa kau terus memperlakukanku begitu?
Mungkin kamu memang ingin mengakhiri
Aku tersadar, mungkin aku harus pergi
Tidak, aku tak meminta untuk kembali
Sekedar mengungkap serpihan rasa yang tersisa
Dimulai
Hmm.. Pertama-tama kenalkan, namaku Hilda Nurmalihah. Saat blog ini dibuat, aku seorang pelajar di SMAN 12 Jakarta. Punya wordpress tapi udh lama ga update, dan sekarang mencoba blogspot. Wish me luck yeah! ^^
Langganan:
Postingan (Atom)